Akhirnyakuganti lagi cita-citaku. Aku ingin jadi arsitek saja. Akan kugambar rumah yang lebih bagus daripada gambar Paman Leo. Lalu akan kubangun rumah yang sama dengan gambarku itu. Rumah itu akan kuhadiahkan pada Ayah dan Ibu. Tadinya kupikir cita-citaku tak akan berubah lagi. Tetapi ternyata berubah juga. HariKesakstian Pancasila. Kau kibarkan benderamu sebagai tanda selalu jaya. Kau ikrarkan dirimu sebagai jati diri bangsa Indonesia. Kau teriakkan sila-silamu sebagai jiwa sebuah bangsa. Kaulah PANCASIA dasar negara kesatuan Indonesia. Meski musuh ingin selalu merongrongmu. Namun menyerah itu tak ada dalam sejarahmu. Mendengarkata-kata itu aku langsung menghentikan tanganku untuk mengambil segelas air putih. Di kepalaku mulai meingat misi yang harus dipecahkan yang sempat tak teringat lagi. Aku sangat shock karena kebohongan dan rahasia akan terus seperti ini tanpa ada keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya. Aku sangat takut mengecewakan mereka. Dan etah apa yang harus ku jawab untuk merespon Kepemimpinanadalah bakat dalam pribadi seseorang untuk dapat memberikan sugesti kepada orang lain agar melakukan kegiatan tertentu yang bertujuan untuk meraih cita-cita organisasi. Bakat kepemimpinan wajib dimiliki oleh seorang pemimpin. Sebab tanpa kepemimpinan, seorang ketua tidak dapat membawa organisasinya mencapai tujuan. MembuatPuisi Tentang Cita Cita. Polisi, engkaulah penolong kami yang lemah menolong tanpa membedakan Semoga bermanfaat buat kamu semua. Get Contoh Puisi Pendek Bertema CitaCita Images Contoh from baru bisa dikatakan bebas, tanpan kaidah puisi lama, nah aku coba membuat puisi baru dengan 2 bait, tadinya mau 5 bait tetapi kepanjangan, hehe. Sahabat wirausaha percaya bahwa kesuksesan atau kegagalan sebuah usaha tergantung pada. Cerpen singkat tentang meraih cita-cita berikut ini dapat dijadikan sebagai motivasi untuk mengejar cita-cita dan tidak menyerah dalam menghadapi rintangan dan adalah seorang siswa SMA yang memiliki impian menjadi prajurit TNI. Sejak kecil, ia selalu merasa terpanggil untuk bergabung dengan militer. Ia merasa bahwa menjadi seorang prajurit TNI adalah panggilan jiwanya untuk bisa mempertahankan kedaulatan dan kehormatan bangsanya. Oleh karena itu, ia selalu berusaha untuk menggapai mimpinya hari, Yuda berlatih fisik dengan disiplin dan konsistensi. Ia berlari pagi, melakukan latihan beban, dan melakukan latihan fisik selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuannya agar bisa lulus ujian fisik saat menjadi calon prajurit TNI nantinya. Selain itu, Yuda juga memperdalam pengetahuannya tentang militer dengan membaca buku-buku dan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh komunitas militer. Namun, Yuda tidak hanya fokus pada kemampuan fisik dan pengetahuan. Ia juga berusaha untuk memperbaiki sikap dan karakternya. Ia belajar untuk menjadi disiplin dan bertanggung jawab serta memiliki rasa kebersamaan dengan sesama. Yuda memperhatikan kesehatan mentalnya dan terus berusaha untuk menjaga agar tetap tenang dan berpikir jernih dalam situasi yang Yuda harus menghadapi beberapa halangan dalam mewujudkan cita-citanya. Orang tuanya belum sepenuhnya mendukung keinginannya karena mereka tidak bisa jauh dengan anak kesayangan mereka satu merasa sedih dan kecewa, tetapi ia tidak menyerah. Ia tetap berusaha untuk meyakinkan orangtuanya bahwa ia bisa menjadi seorang prajurit yang membuktikan kepada orangtuanya dengan memberikan prestasi dan mengikuti kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan usaha Yuda terbayar ketika ia berhasil diterima menjadi calon prajurit TNI setelah lulus SMA. Ia merasa bangga dan bersyukur atas perjuangannya selama ini, serta berterima kasih kepada orangtuanya yang akhirnya mendukung keputusannya. Namun, perjalanan Yuda masih belum berakhir di sini. Dalam pendidikan militer, Yuda harus menghadapi berbagai tantangan dan rintangan yang jauh lebih besar. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, belajar taktik dan strategi baru, serta menguji kemampuan fisik dan mentalnya. Yuda tidak menyerah dan terus berjuang untuk bisa lulus dengan baik dan menjadi prajurit yang tangguh dan memiliki rasa patriotisme yang tekad dan semangat yang kuat, akhirnya Yuda berhasil meraih cita-citanya menjadi seorang TNI dan mewujudkan impian masa pun telah menginspirasi banyak orang untuk mengikuti jejaknya dan tidak menyerah dalam mengejar cita-citanya. Yuda menunjukkan bahwa dengan usaha dan kerja keras, kita bisa meraih impian yang kita juga Kisah perjuangan meraih sukses. Definisi dan Pengertian – Cita cita adalah sesuatu yang ingin dicapai berupa prestasi atau pun hal baik lainnya di masa depan. Mencapai cita cita umumnya bukanlah sebuah hal yang mudah, dan biasanya akan membutuhkan waktu dan perencanaan yang matang. Cita cita bukanlah sesuatu yang dapat Anda lakukan pada minggu ini atau bahkan tahun ini. Cita cita biasanya dapat diwujudkan setidaknya dalam beberapa tahun kedepan. Cita cita sering disebut juga mimpi, seorang yang memiliki banyak cita cita biasanya disebut sebagai pemimpi. Namun jangan sampai kita hanya memiliki cita cita tanpa usaha untuk mewujudkannya, karena hal tersebut merupakan istilah bagi seorang pengkhayal. Secara umum, dibutuhkan banyak persiapan untuk menyelesaikan dan meraih cita cita yang kita impikan. Bahkan, tidak sedikit orang yang gagal hingga akhir hayatnya untuk mewujudkan cita cita yang telah lama ia impi impikan. Berikut dibawah ini adalah beberapa tips yang bisa anda terapkan untuk membantu anda dalam meraih cita cita. Pahami dan yakinkan diri Anda, bahwa meraih cita cita butuh prosesLakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan hari iniPercayalah pada kemampuan diriBerusahalah untuk fokus mewujudkan cita citaJangan biarkan diri anda dikuasai oleh fikiran yang negative pesimis Sukses Menggapai Mimpi Setelah mengetahui beberapa tips untuk meai cita cita yang telah disampaikan di atas selanjutnya yaitu contoh cita cita yang banyak dimiliki oleh anak kecil. Antara lain yaitu PresidenDokterPilotGuruAstronotPelukisPenyaniAktorAtlet Biasanya anak kecil akan lebih mudah mengatakan cita citanya karena kepercayaan dirinya masih tinggi. Namun sayangnya biasanya saat beranjak dewasa setelah mengalami beberapa tekanan banyak orang akan meminggalkan cita cita yang diinginkannya karena merasa kemampuannya tidak memenuhi hal dan criteria tersebut. Padahal yang perlu diketahui bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa meraih cita cita tersebut. Hal yang paling membedakan bagaimana seorang bisa meraih cita cita yaitu yakin serta memiliki kemauan yang kuat untuk meraihnya. Contoh Cerpen Singkat – Cita Cita Saya Cara Sukses Menjadi Penulis Profesional Cita cita saya ingin menjadi seorang penulis profesional. Alasan mengapa saya ingin menjadi penulis karena dengan menulis kita bisa menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada banyak orang. Menulis bisa dilakukan siapa saja, kegiatan menulis juga tidak memerlukan banyak biaya untuk mewujudkannya. Tujuan utamanya tentunya agar setiap orang bisa mendapatkan manfaat dari apa yang saya tulis seperti tulisan mengenai pengetahuan serta motivasi yang menginspirasi dan memberi semangat untuk orang lain. Walaupun terdengar sederhana tetapi dalam menulis perlu memperhatikan banyak hal. Salah satunya adalah data mengenai konten apa yang ditulis, jika saya ingin menulis mengenai pengetahuan maka saya harus rajin membaca mengenai materi yang akan ditulis serta menguasai bahan project sehingga tidak akan salah menyampaikan fakta. Menulis juga memerlukan pemilihan kata yang tepat serta penggunaan bahasa yang mudah dipahami sehingga pembaca tidak akan kebingungan. Namun terkadang menulis juga bisa dilakukan dengan santai seperti menulis cerita pendek ataupun aktifitas keseharian saya sendiri. Oleh karena itu walaupun nampak mudah dalam menulis, namun saya perlu banyak belajar agar tulisan saya berguna bagi semua orang. Dengan perkembangan teknologi saat ini kegiatan menulis dan menyampaikan ide gagasan kepada publik juga lebih efektif, yaitu dengan menggunakan blog sebagai sarana mempublikasi konten bacaan yang ingin disebarluaskan. 0% found this document useful 0 votes195 views6 pagesDescriptioncerpen meraih cita citaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes195 views6 pagesMeraih Cita Cita Meraih Cita cita Adidharma Dewabrata K/01/8J SMPN 6 SURABAYA Dipagi hari yang cerah Tobby membuka pintu jendela rumahnya , ia melihat beberapa burung yang sedang berkicau, ia pun termenung dengan dan berpikir bagaimana nasibnya dimasa depan nanti “apakah aku nantinya bisa menjadi orang yang sukses” tanyanya dalam hati , dan aku ingin membahagiakan kedua orang ku dengan kerja kerasku ibunya memanggil Tobby...? iya Bu...! kenapa kamu termenung Nak , ada apa...,tidak ada apa-apa Bu,kalau begitu kamu bisa bantu membantu Ibunya Tobby termenung kembali untuk kedua kalinya “Pokoknya aku harus menjadi orang yang sukses”katanya dalam hati. Matahari mulai terbit, jam sudah menunjukkan pukul 0700 mulai menyandangkan tas dan memakai sepatu dengan terburu-buru untuk pergi kesekolah dan ia pamit kepada kedua orang tuanya sambil mencium tangan Ibu dan perjalanan ia bertemu dengan temannya,lalu ia bertanya kepada temannya “Do apakah kamu memiliki cita- cita ?”Ya saya me miliki cita-cita yaitu ingin menjadi Presiden yang hebat ,”kalau cita - citamu ingin menjadi apa”,kala u aku ingin menjadi.....!!!’Tobby pun terdiam dan terseny um’ , Kok...! kamu diam saja Tob...!!Ooo gak apa- apa Do”jadi, cita -citamu ingin menjadi apa “kalau a ku ingin membahagiakan kedua orang tuaku,begitu ya...?.Dima terus berjalan dengan disekolah Dima merasa ada yang kurang karena tiada sahabatnya yang datang. Bel masuk pun telah dibunyikan,semua siswa berbaris dilapangan untuk mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru pada setiap berbaris , Tobby masuk kelas tiba- tiba temanya memanggil “Tob...Tob ...!!!siap pr matematika..?Ooo...Pr matematika,kalau aku sudah siap “Kalau kamu “kalo aku....sih belum siap.”Tob bolehkah aku pinjam buku matematikamu”Tanya sih, tapi....? ada syaratnya “apaan tu!!”.Syaratnya mudah kok kamu harus menjawab pertanyaanku ,yang pertanyaan nya “apakah kamu memiliki cita - cita”,ya aku memiliki cita-cita ingin menjadi Dok ter kata No.”Kenapa kamu i ngin menjadi dokter!!”Tanya Tobby ,yak arena aku ingin menolong orang-orang yang sakit dikampungku “Emang nya dikampungmu diserang wabah penyakit apa...??” .Wabah penyakit flu burung,saat ini banyak orang -orang yang sakit belum terobati “kalo begitu harus cepat -cepat dicegah wabah penyakitnya”.Iya sih tapi...? belum ada solusinya ,saya pun ikut prihatin atas musibah yang menimpa asyiknya berbicara ,guru pun masuk kedalam kelas ,masing-masing siswa kembali kebangkunya. Belajar mengajar pun dimulai ,asyik-asyiknya belajar,bel pun berbunyi kini saatnya jam saat istirahat Tobbymembawa teman-temannya untuk pergi ke kantin dengan dikantin Tobby merasa kehilangan uang ,lalau ia berkata kepada temannya “Ree uangku hilang” lalu bagaimana kata Ree. “Begini saja sebaiknya kamu Tob pakai saja uang ku untuk jajan” kata Rasi “terimakasih Si kamu telah menolongku , nanti kalau aku ada uang akan ku ganti uang mu”kata usah Tob aku ikhlas kok menolongmu. “Terimakasih ya...! Si”kata Tobby .Bel masuk telah berbunyi,Dima dan teman-temannya masuk ke kelas untuk melanjutkan pelajaran selanjutnya. Waktu pun telah berlalu,saat nya waktu pulang sekolah. Tobby tidak lupa akan tugas piketnya,pada saat membersihkan kelas ia melihat seekor burung kecil yang berusaha untuk bisa terbang walau pun ia masih kecil , seperti itulah hidupku yang ingin meraih cita-citaku agar aku menjadi orang yang sukses tanyanya dalam hati. Waktu pulang sekolah ia teringat sesuatu dipikiranya yaitu, setelah pulang nanti ia harus menolong Ibunya dalam pekerjaan rumah ,karena membantu Ibu itu adalah tugas nya sehari-hari. Tiba dirumah Ia meletakkan sepatu dan tasnya pada tempatnya. “Assalammualaikum” Bu...??,sambil mencium tangan Ibunya, “waalaikumsalam” jawab Ibu. “Bu bolehkah aku bertanya kepada Ibu” Tanya Tobby , boleh mau tanya tentang apa. Begini Bu apakah Ibu memiliki cita-cita..? ya ibu memiliki cita-cita ingin menjadi guru , tetapi sekarang Ibu sudah tua ,udah nggak punya kekuatan dan Ibu sekarang hanya bisa berharap kepada anak-anak Ibu agar bisa terwujud cita-citanya. Maka dari itu kamu harus rajin rajin belajar ,sholat dan berdo’a kepada Allah swt dan janganlah kamu mundur dalam menuntut Allah, Bu akan Tobby pegang kata-kata Ibu tadi. Demi ingin terwujudnya cita-citanya dan kebahagiaan kedua orang tuanya . Kini saat nya Ia menunjukkan kemampuannya dalam kata-kata yang dilontarkan Ibunya tadi Tobby menjadi semangat untuk melakukan apa yang dikatakan Ibunya. Cita-cita Tobby ingin menjadi seorang pengusaha yang bijaksana dan ramah kepada karyawannya ,demi cita-citanya ia pun mengalami banyak perubahan dan menjadi aktif dalam belajar. Dengan demikian ia selalu giat belajar, berdo’a, dan berusaha karena tanpa do’a dan berusaha tidak akan terwujudnya suatu cita -cita seseorang. Maka dari itu raihlah cita-citamu setinggi langit dengan berdo’a dan kerja keras. Hari demi hari berlalu, Tobby yang tiap harinya makin tahu bahwa menjadi seorang pengusaha yang sukses tidaklah gampang namun, Tobby tidak pernah menyerah. Tobby memulai langkah kecilnya untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses dengan berjualan berbagai macam makanan di sekolah, seiring waktu keadaan berlalu dengan lancar tanpa ada hambatan, Tobby memiliki penghasilan rutin tiap minggunya yaitu sekitar 100rb yang ia dapatkan melalui berjualan berbagai macam makanan. Hingga suatu hari gurunya Tobby yang bernama Bu Sri mengetahui bahwa Tobby berjualan berbagai macam makanan tanpa izin sekolah “Lho Tobby jualan makanan toh?,”tanya Bu Sri. Tobby menjawab Iya bu’ Lah kamu ini niat sekolahh atau niat jualan, kan udah jelas sekolah itu tempatnya buat belajar bukan buat jualan!’ Tegur Bu Sri pada Tobby. Lho tapi kan bu...’. Ssstt udah gak usah bandel, kalo ibu masih liat kamu jualan lagi besok, ikut ibu ke bk.’Tegas Bu Sri. Lho sekolah kan juga bisa menjadi tempat untuk jualan...’batin Tobby. Ia pun pulang sekolah dalam keadaan sedih dikarenakan tidak bol eh lagi berjualan di sekolah, Assalamuallaikum bu..’ , Waallaikummus salam nak, lho kenap kok kamu murung gitu?’ tanya Cerpen atau cerita pendek, yaitu sebuah cerita yang berbentuk prosa fiksi atau imajinasi dari pengarang. Cerpen biasanya dibaca sekali duduk, artinya cerpen tidak menggunakan kata yang banyak. Biasanya cerpen pun hanya memiliki jumlah kata tidak lebih dari kata. Dibawah ini merupakan contoh cerpen yang bertema peristiwa perjuangan dalam menggapai impian untuk kesuksesan. Untuk lebih lengkapnya mari simak ceritanya berikut ini Contoh Cerpen Tentang Perjuangan Meraih Mimpi & Cita-Cita Hilang Tanpa Harapan Abdullah adalah seorang anak kecil yang mungil dan juga lugu. Dia tinggal bersama kedua orang tuanya. Saat akan pergi ke rumah pamannya di desa sebrang, ia berpapasan dengan salah satu anggota TNI yang menjaga daerah perbatasan di desanya. TNI itu tersenyum kepadanya dan ibunya. Lalu ia bertanya pada Emaknya. "Siapakah dia Mak?" tanyanya sambil melihat wajah sang Emak. "Dia adalah pasukan TNI nak, yaitu Tentara Nasional Indonesia. Ada apa? " jawab sang Emak. "Aku ingin menjadi sepertinya Mak. Dia baik, dia menjaga kawasan kita. Dia juga terlihat ramah Mak." Tuturnya pada sang Emak. "Emak hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu nak, kamu mau jadi seperti apa dan siapa, kamu yang menentukan sendiri rumah paman, sambil menunjuk ke salah satu rumah yang berwarna kuning dipaling pojok kita sudah sampai. " "Iya Emak , ayoooo Mak cepat kesana " Abdullah berlari sambil berjingkrak -jingkrak menyambut pertemuan nya dengan sang paman. Baca Juga Contoh Teks Cerita Sejarah Cerpen Terbaru Sesampainya dirumah pamannya, ia masuk dan berbincang dengan paman serta bibinya. Setelah itu ia keluar untuk mencari angin segar. Wajah sang anggoaa TNI terngiang - ngiang dikepalanya lalu ia membayangkan kelak dia bisa menjadi sepertinya. Suatu hari Abdullah akan berangkat sekolah, dia sudah menamatkan pendidikan sekolah dasarnya dengan baik di daerahnya dan sekarang menjadi siswa MTS N 1 Keude Kreung Geukeuh. Ia termasuk siswa yang rajin dan juga selalu masuk dalam peringkat 5 besar disekolahnya. Setelah lulus dari MTS, ia kemudian melanjutkan sekolah di SMA N 1 Lancang Barat dan masih mampu mempertahankan restasinya sampai di jenjang SMA nya itu. Namun, saat memasuki semester ke lima nilainya tiba - tiba menurun karena dia terlalu sibuk dengan acara OSIS dan ia lupa untuk belajar. Nilai ulangannya beberapa berada dibawah batas tuntas. Saat pulang kerumah, ia meletakkan hasil nilainya itu dimeja belajarnya seperti biasa yang ia lakukan. Emaknya selalu mengeceknya ketika hasil ulangannya keluar. Dan saat pagi hari setelah Abdullah berangkat sekolah, Emaknya masuk ke kamarnya dan mengecek nilai - nilai ulangan anaknya itu. Namun tak disangka, nilai yang biasanya mendekati angka sempurna tapi kini yang dilihatnya adalah nilai berwarna merah. Emaknya merasa heran dengan nilai anaknya itu. Seharian Emaknya memikirkan hal hal yang mungkin membuat nilai anaknya turun. Didalam benaknya ia bertanya - tanya "Apakah Emak yang salah? apakah Emak terlalu menekannya? apakah Emak kurang memperhatikannya akhir - akhir ini?" Ia mulai merasa tak karuan. Sesampainya Abdullah dirumah,ia langsung menemui Emakya. Ia tahu Emaknya pasti telah membaca nilai merahnya itu. Dan sekarang ia sudah siap untuk mendapatkan nasihat dari Emaknya itu. Abdullah kemudian mmenghampiri Emaknya yang sedang duduk dimeja makan sambil mencium telapak tangannya. Emaknya kemudian menyuruhnya duduk. "Dul kenapa nilaimu merah begini?" tanya sang Emak sambil menyodorkan kertas berisikan tulisan nilai berwarna merah itu. "Maafin Abdul Mak, Abdul tidak belajar waktu mau ulangan. " Jawab Abdul seadanya dan mulai menundukkan kepala. "Kenapa nak?" tanya sang Emak kembali. "Abdul kecapean Mak waktu itu, Abdul terlalu sibuk dengan acara OSIS yang jadi tugas terakhir Abdul. Maafin Abdul Mak." Jawabnya, sambil kemudian mulai menurunkan lututnya ke tanah dan mencium tangan Emaknya. "Ya sudah nak, jangan kau ulangi lagi macam hal ini. Emak maafiin Abdul, sekarang makan lalu mandi! " Lalu Emaknya keluar rumah untuk menghilangkan rasa penatnya hari ini. Sedari SMP Abdul memang selalu masuk kedalam Organisai siswa itu karena membuatnya belajar banyak. Disana, ia mendapatkan berbagai pengalaman yang tak tertandingi baginya. Hari - harinya ia lewati dengan penuh syukur atas nikmat yang telah diberikan. Kegiatan setiap hari sepulang sekolah ialah berolahraga. Cita - citanya yang masih ia genggam erat sedari kecil menjadikannya gigih berlatih baik fisik maupun yang lainnya. Sore hari, ketika ia sampai dirumah setelah pulang sekolah, ia masuk ke rumah dan kemudian mencium tangan Emak dan Abinya. Ya, mungkin Abdul memang harus bersyukur karena kedua orang tuanya masih ada bersamanya walaupun keadaan ekonomi mereka masih dianggap kurang. Ia tak mempermasalahkannya. Setelah tiga tahun lamanya, besok adalah saat yang menentukan bagi dirinya dimana ia harus bertempur menghadapi soal - soal materi yang telah ia peroleh selama belajar 3 tahun di SMA nya itu. Sekarang ia sedang duduk bersama Emaknya di depan rumah sambil mengobrol. "Mak kalau besok nilai Abdul bagus, Abdul mau daftar jadi TNI ya Mak?" tanyanya pada sang Emak. "Apa kamu mengerti nak sulitnya lolos seleksi untuk menjadi anggota TNI itu?" Jawabnya sembari mengingatkan. "Abdul paham Mak. InsyaAllah Abdul akan berjuang keras untuk bisa lolos seleksi itu Mak. Selama ini juga Abdul sudah berlatih apapun yang bisa Abdul lakukan." Jawabnya memantapkan hati sang Emak. "Terserahmu saja. Emakmu ini hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu. Jawabnya dengan nada pasrah. "Iyo Mak, Abdul paham. Abdul akan berjuang yang terbaik untuk Emak sama Abi." Ucapnya. Setelah obrolannya itu selesai, ia masuk kedalam kamar dan mulai membaca tulisan demi tulisan yang harus ia pelajari untuk persiapan ujiannya besok. Setalah seminggu lebih lamanya ia melewati hari - hari yang menegangkan itu, kini ia sudah terbebas dari semua pelajaran. Di sekolah ia hanya bermain - main dengan temannya sembari memikirkan kemana ia selanjutnya akan melangkah. Banyak diantara teman - temannya yang akan melanjutkan kuliah di universitas - universitas terbaik di Indonesia seperti UI, ITB, UGM dan yang lainnya. Namun bagi dirinya, itu tidak cukup menarik untuk menjadi pilihannya. Walaupun guru - guru disekolahnya juga menyarankannya untuk melanjutkan kuliah karena melihat nilai raport nya yang selalu bagus dan mendapat peringkat dikelasnya. Hari ini, hari yang saat iya tunggu dimana nilai ujian akan keluar dan menentukan kelulusannya. Ia tahu persis bahwa untuk menjadi seorang TNI nilainya hanya perlu diatas standar KKM yaitu 75, namun baginya iya harus melampui nya agar memudahkannya dalam mengejar cita - citanya itu. Ya setelah menunggu beberapa jam lamanya, tiba saatnya pengumuman itu tiba. Tak disangka iya mendapat nilai 55 dari nilai total 60 dan mendapat peringkat 3 terbaik jurusan IPA disekolahnya. Sungguh prestasi yang luar biasa baginya. Tanpa disadari, kini ia terduduk lalu bersujud syukur atas apa yang telah Allah anugerahkan kepadanya. Sesampainya dirumah, ia langsung memanggil - manggil Emak dan Abinya untuk berbagi kebahagiaan yang ia dapatkan siang ini. "Abi, Emak alhamdulillah nilaiku bagus. Aku mendapat nilai 55 dari 60 Mak. Dan yang ngga aku sangka Mak, aku mendapat peringkat 3 terbaik disekolahku Mak. " Ucapnya kepada kedua orangtuanya. Emaknya terharu bukan main atas prestasi yang didapatkan anaknya itu. Kemudiam Emaknya langsung memeluknya dengan dekapan yang kuat. "Abdul kamu memang yang terhebat. Kamu anak Emak satu - satunya. Kamu selalau membanggakan Emakmu ini. Maafkan Abi sama Emak yang ngga bisa menuhin semua kebutuhan kamu. " Ucapnya pada anak saya wayangnya itu. Air mata kini mulai menetes dibahu Abdul. Dan kini sang Abi yang kemudian mulai memeluk nya kini. " Abi bangga sama kamu nak. Abi doakan kamu sukses ya nak, ngga seperti Abi sama Emak yang hanya bekerja jadi buruh tani. " "Abi, Emak, Abdul ngga mempermasalahkan itu. Ini sudah takdir dari yang Maha Kuasa. Sekarang Abi Sama Emak berdoa ya buat Abdul. Abdul mau daftar seleksi untuk menjadi seorang TNI. Abi sama Emak merestuikan keinginan Abdul? " "Abi sama Emak terserah sama kamu nak. Yang penting pekerjaan yang kamu lakukan halal dan bisa membawamu untuk hidup yang lebih baik kedepannya. Dan pesan Emak jangan pernah kamu tinggalkan sholatmu. Abi dan Emak akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu. " Doanya untuk anaknya. Kini ia mulai mendaftarkan dirinya menjadi prajurit negara, yaitu TNI yang sudah ia cita - citakan semenjak ia kecil. Ia mengisi formulir yang ada dan kemudian mulai mempersiapkan berkas - berkas yang harus ia serahkan. Setelah melewati itu, kemudian ia mengikuti tes tertulis dan wawancara beberapa hari kemudian. Setelah tes demi tes, seleksi demi seleksi iya jalani tinggal menunggu hasil yang akan di umumkan besok. Dia mulai resah dengan apa yang sedang dijalani. Ia takut kalau sampai ia tidak lolos. Ia bingung harus melanjutkan apa nantinya bila ia tidak diterima sebagai TN karena ia tidak tertarik pada pekerjaan yang lainnya Kemudian ia menemui Emaknya untuk sekedar melepas resah dan kejenuhan pikiran dan hatinya itu. "Emak, kalo semisal Abdul ngga lolos jadi seorang TNI, apa Emak akan kecewa? " "Kamu sudah berusaha yang terbaik semampumu nak. Untuk masih hasil itu serahkan saja smaa yang Maha Kuasa." tutur Emaknya. "Iya Emak." Setelah itu ia kembali menuju kamarnya dan sambil berpikir tentang apapaun konsekuensi yang akan ia hadapi besok. Dia bangun dari tempat tidurnya lalu mengambil air wudhu untuk sholat subuh pagi ini. Hati dan pikirannya masih tak karuan memikirkan hasil yang akan keluar pagi ini. Sebelah shalat ia kemudian mengangkat tangannya dan berdoa untuk apapun jalan yang sudah Allah tuliskan untuknya. Ia berangkat bersama Abi dan Emaknya menuju tempat pengumuman tes diamana cita - citanya itu akan tercapai atau hanya akan menjadi angan - anginnya saja. Setelah beberapa panitia menempel daftar nama yang lolos seleksi menjadi TNI, belum ada namanya disana. Ia kemudian menunggu 2 kertas terakhir yang akan ditempel berjajar di sebelah yang lain. Dan kemudian ia mencari - cari namanya sebelah itu ia bersujud syukur karena dalam baris atas lembar terakhir tertera namanya. Abah dan Emaknya langsung memeluknya dan tanpa terasa air mata kini mulai membasahi pipinya. Sesampainya dirumah, ia kemudian merapikan baju - baju yang akan dibawanya saat pelatihan menjadi anggota TNI AD itu dilakukan yaitu 3 hari kemudian. Ia mulai melatih fisiknya lagi, setelah beberapa hari terakhir iya mulai jarang melakukannya karena terus memikirkan hasil tesnya itu. Tiba saatnya pelatihan itu dimulai. Ia dididik sangat keras di markas militer itu. Tapi dengan tekadnya menjadi TNI, ia sanggup melewatinya. Dan sekarang ia telah resmi menjadi seorang Tentara Negara Republik Indonesia. Ia mendapat tugas mengamankan di Markas Kesatuan Den Rudal 001/ Pulo Rungkom. Sebagai anggota TNI ia dikenal sebagai sosok yang ramah, jujur, disiplin dan bertanggungjawab sehingga ia disegani oleh beberapa atasannya. Ketika mendapat tugas mengamankan daerah Cut Murong, dia dikabarkan menghilang dan menyusup ke kerumunan warga yang sedang mengadakaan acara peringatan 1 Muharram. Kemudian pasukan militer Detasemen Rudal melancarkan operasi pencarian masif yang melibatkan berbagai kesatuan, termasuk Brigadir Mobil Brimob. Karena insiden ini, 20 orang warga ditangkap dan kemudian disiksa kerena dituduh menyembunyikan salah satu anggota TNI itu. Warga yang ditangkap ada yang ditendang dan dipukul berkali - kali. Sampai akhirnya warga melakukan unjuk rasa dan melakukan pengrusakan terhadap markas Korem 011 serta membakar 2 sepeda motor milik TNI. Setelah kejadian itu, banyak warga Cot Murong mulai ketakutan dengan situasi yang ada. Setelah itu, truk tentara dari Arhanud menembaki para pengunjuk rasa. Kemudian mayatnya dimasukkan ke kantong dan dibuang ke dasar sungai. Emaknya selalu menangis setiap hari dirumahnya atas apa yang menimpa anaknya. Dan sampai akhirnya ia meninggal karena tak kuasa menanti anaknya itu pulang. Dan keadaan Abdullah sendiri masih tak diketahui sampai sekarang. Penutup Itulah salah satu contoh cerpen yang berisi kisah seorang anak dalam perjuangannya meraih impian dan cita-citanya. Semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih. Please enable cookies. Error 1000 Ray ID 7d6f119ca8bdb8ba • 2023-06-14 021600 UTC What happened? You've requested a page on a website that is on the Cloudflare network. Unfortunately, it is resolving to an IP address that is creating a conflict within Cloudflare's system. What can I do? If you are the owner of this websiteyou should login to Cloudflare and change the DNS A records for to resolve to a different IP address. Was this page helpful? Thank you for your feedback! Cloudflare Ray ID 7d6f119ca8bdb8ba • Your IP • Performance & security by Cloudflare

cerpen singkat tentang meraih cita cita