3Fungsi Mass Air Flow Sensor pada Kendaraan EFI. 8 January, 2022 Elektronik, Komponen. Mass Air Flow sensor atau sering disingkat MAF Sensor adalah salah satu komponen pada mobil dengan sistem EFI atau Electronic Fuel Injection. Sensor ini dipasang di tipe L (L-EFI) dan D (D-EFI). Kamu mungkin sudah tahu tentang komponen satu ini, minimal
Jawaban: EMS atau Engine Management System merupakan tipe mesin EFI yang semua sistem kontrol injeksi dan sistem kontrol lainnya sudah dilakukan secara terintegrasi dari sensor-sensor yang ada sehingga kinerja dari mesin akan lebih optimal. Soal : Jelaskan fungsi sensor pada sistem EFI ?
Berikutini adalah fungsi saraf sensorik, antara lain : Pembawa sinyal dalam hal ini bukan berarti sinyal gadget ya sobat, namun sinyal yang dimaksud dalam hal ini lebih mengarah ke sinyal organ tubuh anda. Adapun saraf sensorik ini mempunyai fungsi untuk membawa sinyal dari bagian organ yang merespon sebuah rangsangan ke bagian sumsum tulang
TampilanUEFI lebih menarik dan modern. Bisa menggunakan mouse dan keyboard untuk inputnya. Security UEFI lebih kuat jika daripada BIOS. UEFI mendukung kapasitas hardisk lebih dari 2,2 TB, jadi lebih aman untuk Anda yang suka menyimpan file pada hardisk. UEFI memiliki waktu startup yang lebih cepat. Proses resume dari hibernate yang lebih cepat.
FungsiSensor-Sensor Pada Mesin EFI Dan Mengetahui Kerusakannya - lks otomotif Jenis dan Fungsi Sensor Cahaya - Panduan Teknisi Pengertian Proximity Sensor, jenis-jenis, Dan Prinsip Kerja Fungsi Dan Cara Kerja Crankshaft Position Sensor ( CKPS ) Serta Cara Memeriksanya - lks otomotif
wirausaha percaya bahwa kesuksesan atau kegagalan sebuah usaha tergantung pada. Advertisement Mobil saat ini, layak disebut sebagai benda elektronik. Pasalnya, ada banyak sekali komponen elektronika yang digunakan untuk mendukung kinerja mesin. Hasilnya memang cukup memuaskan. Bila dulu, mesin mobil identik dengan suara yang bising dan gas buang yang buruk. Saat ini, mesin mobil sudah 180 derajat berbeda. Mesin modern sudah mengusung gas buang ramah lingkungan dengan suara yang nyaris tak terdengar. Berbagai inovasi telah dilakukan untuk menjadikan hal tersebut. Salah satu perubahan dalam dunia otomotif yaitu, masuknya komponen elektrikal. Sebenarnya, mesin dahulu juga sudah mengaplikasikan komponen elektronik. Namun masih sangat sederhana. Saat ini, komponen elektronik pada mobil bisa disamakan pada rangkaian elektronik pada komputer. Berbagai sensor telah diaplikasikan pada satu unit. Pada bagian mesin saja, terdapat sekitar puluhan sensor yang membuat kinerja mobil semakin sempurna. Apa saja sensor pada mesin itu? Simak 19 sensor pada mesin yang layak anda ketahui. 1. IAT Intake Air Temperature IAT adalah kependekan dari Intake Air Temperatur sensor ini berfungsi untuk mengukur suhu udara yang akan masuk kedalam intake manifold. Biasanya, sensor ini terletak berdekatan dengan filter udara. 2. MAF Manifold Air Pressure Sensor selanjutnya, adalah MAF sensor Mass Air Flow beberapa menyebutnya sebagai Air Flow meter. Sesuai namanya, sensor ini akan menghitung massa udara yang akan masuk kedalam intake melalui aliran udara tersebut. 3. TPS Throtle Position Sensor TPS Throtle position sensor adalah sensor yang akan anda temui berikutnya pada mobil yang telah mengusung sistem EFI. Fungsi sensor ini adalah untuk mengukur sudut buka katup gas. Nantinya data ini akan digunakan untuk menentukan banyaknya bahan bakar yang akan diinjeksikan ke mesin. Pada kendaraan yang mengusung DBW Drive by-wire juga menggunakan TPS untuk mengoreksi kinerja DBW 4. MAP Manifold Air Pressure MAP adalah singkatan dari Manifold Air Pressure. Ini adalah sensor yang digunakan untuk mengukur tekanan udara didalam intake manifold/kevakuman intake manifold. Sensor ini akan menggantikan vacum advancer pada pengapian konvensional yang akan mengatur timing pengapian berdasarkan beban mesin. 5. CKPs Crankshaft Position sensor Crankshaft Position Sensor atau disingkat CKPs, adalah sensor yang berfungsi untuk mengetahui kecepatan mesin RPM. Sensor ini biasanya terletak dibagian blok mesin. CKPs memanfaatkan perpotongan ggm untuk mengetahui kecepatan mesin. Nantinya data dari CKPs akan digunakan untuk menentukan beberapa sistem seperti sistem pengapian dan sistem pengisian. 6. CMPs Camshaft Position sensor Sensor ini pada dasarnya sama dengan CKPs. Namun, Camshaft position sensor digunakan pada camshaft dan terletak di head cylinder. Fungsi utama sensor ini adalah untuk mengetahui posisi "top" pada salah satu silinder. Posisi "top" adalah kondisi dimana piston disalah satu silinder berada pada posisi akhir kompresi dan akan melakukan proses usaha. Biasanya, CMPs akan menentukan posisi "top" pada silinder satu. Nantinya data ini berguna untuk menentukan timing dasar sistem pengapian. 7. Knock Sensor Knock sensor adalah komponen mesin yang berfungsi mendeteksi ketukan knocking pada mesin. Ketukan atau knocking terjadi akibat pembakaran yang tidak sempurna, hasilnya akan menimbulkan suara ketukan di dinding silinder mesin. Knock sensor menggunakan bahan piezeo electric yang akan mengeluarkan tegangan saat mendeteksi getaran. Tegangan tersebut dikirimkan ke control module untuk memperbaiki pengapian. Sensor ini terletak di tengah blok mesin, beberapa mesin ada pula yang mengusung dua buah knock sensor. 9. Oil pressure sensor Oil pressure sensor akan mendeteksi tekanan oli didalam mesin, sebelumnya ada komponen bernama oil level switch yang akan mematikan mesin saat ketinggian oli berkurang. Namun komponen ini tidak bekerja efektif saat mesin bekerja. Oil pressure sensor bekerja saat mesin sedang menyala. Saat tekanan oli didalam mesin berkurang, sensor ini akan mengirimkan peringatan ke pengemudi melalui indicator oli. Namun, Jika tekanan oli drop, secara otomatis mesin akan berhenti. 10. Oxygen sensor Sensor selanjutnya, sangat berguna untuk menentukan emisi yang dikeluarkan mesin. Pasalnya, oxygen sensor ini akan mendeteksi kadar oksigen didalam gas buang. Oksigen yang terkandung didalam gas buang mengindikasikan pembakaran yang kurang sesuai. Sehingga, informasi dari sensor ini sangat berguna untuk menentukan pengapian yang lebih sempurna. Biasanya dalam sebuah mesin terdapat dua buah sensor oksigen. Tujuannya, agar pembacaan lebih akurat. 11. WTS Water Temperature Sensor Water temperature sensor WTS atau Engine Coolant Temperature ECT adalah sensor yang berguna untuk mendeteksi suhu air pendingin. Suhu air pendingin mengimplementasikan suhu mesin. WTS akan menjaga suhu mesin tersebut agar tidak berlebihan melalui sistem pendingin. Sinyal dari WTS akan digunakan untuk menghidupkan cooling fan untuk mendinginkan radiator. Biasanya dalam sebuah mesin terdapat dua buah WTS. Pertama terletak sebelum radiator yang berfungsi mendeteksi suhu air pendingin dari mesin. Sensor kedua terletak setelah radiator berfungsi untuk mengoreksi pendinginan dari radiator. 12. Fuel level sensor Sensor ini terletak jauh dari mesin namun, secara tidak langsung berhubungan dengan kinerja mesin. Fuel level sensor akan mendeteksi jumlah bahan bakar didalam tanki bahan bakar. Sinyal dari sensor ini akan dikirimkan ke MID dengan fuel bar. 13. Fuel tank pressure sensor Fuel tank sensor juga terletak jauh dari mesin. Karena komponen ini terletak didalam fuel tank untuk mendeteksi tekanan bahan bakar dalam tanki. Tekanan didalam tanki bahan bakar terbentuk karena uap bahan bakar dan goncangan saat mobil berjalan. Uap ini kemudian diolah menggunakan sistem carcoal canister. 14. Brake pedal sensor Sensor berikutnya juga secara tidak langsung berhubungan dengan kinerja mesin. Brake pedal sensor akan mendeteksi apakah pedal rem berada pada posisi terinjak atau tidak. Pada mobil-mobil matic, pedal rem akan menentukan saat starting. Saat pedal rem tidak terinjak, maka mobil tidak akan bisa strart. 15. Fuel rail pressure sensor Fuel rail pressure sensor adalah komponen sensor yang akan mendeteksi tekanan bahan bakar pada fuel rail di mesin diesel. Sensor ini hanya terdapat pada mesin diesel yang mengusung sistem common rail. Fungsi utama sensor ini adalah untuk menentukan pompa tekanan tinggi untuk memompa agar tidak terjadi over pressure pada fuel rail. Jika tekanan fuel rail berlebihan, berakibat pada penyemprotan bahan bakar di injector juga berlebih yang menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan berpotensi merusak injector. Sehingga pada mesin diesel sensor ini terbilang penting. 16. Fuel temperature sensor Sensor ini bertugas untuk mendeteksi suhu pada bahan bakar yang melewati fuel line. Suhu ini nantinya akan mempengaruhi kinerja mesin khususnya mesin diesel. Oleh karena itu, beberapa mesin disesel memiliki pendingin bahan bakar. 17. Fuel line pressure sensor Fuel line pressure sensor adalah komponen yang akan mendeteksi tekanan bahan bakar dalam sistem bahan bakar. Sensor ini bertujuan untuk mengatur kinerja fuel pump sehingga tekanan didalam sistem bahan bakar tidak drop dan tidak berlebih. 18. Refrigerant pressure sensor Refrigerant adalah cairan yang berfungsi untuk menyerap panas latent didalam sistem AC. Untuk membangkitkan tekanan refrigerant, digunakan komlressor AC yang digerakan oleh mesin. Tekanan refrigerant akan diukur oleh refrigerant pressure sensor. Tekanan ini akan mempengaruhi RPM mesin. Saat kompresor AC terhubung secara otomatis, RPM mesin akan meningkat untuk menerima beban kompresor, RPM kembali normal saat tekanan refrigerant mencapai maksimal. 19. Turbo Boost Sensor Sensor ini, hanya terdapat pada mesin yang memiliki turbo dengan variable noozle. Fungsi turbo boost sensor adalah untuk mendeteksi tekanan udara yang disemburkan oleh turbocharger. Tekanan ini tidak boleh kurang dan lebih karena akan berakibat pada performa mesin. Sehingga sensor ini akan mengatur tekanan intake melalui boost pressure control yang lebih familiar dengan sebutan VNT atau VGT. Itulah beberapa sensor yang terdapat pada satu unit mesin. Sensor tersebut memiliki tugasnya masing-masing dan saling mempengaruhi. Sehingga saat salah satu sensor bermasalah, kinerja mesin juga ikut bermasalah. Semoga dapat menambah wawasan tentang dunia otomotif. Facebook Twitter Whatsapp
Hampir semua kendaraan roda empat yang beredar saat ini sudah menggunakan sistem EFI atau Electronic Fuel Injection. Sistem EFI adalah sistem dimana bahan bakar yang masuk ke ruang bakar di kontrol secara elektronik. Pada dasarnya sistem ini memiliki 3 komponen utama yakni sensor, ECU dan aktuator. Sensor memiliki fungsi untuk mendeteksi keadaan mesin mulai dari bukaan throtle gas, suhu mesin, kevakuman pada intake manifold dan lain sebagainya. Data dari sensor tersebut kemudian diolah oleh ECU dan kemudian diteruskan ke aktuator. Dalam sistem bahan bakar, aktuatornya adalah injektor yang berfungsi menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar. Jadi besarnya bahan bakar yang disemprotkan diatur oleh ECU berdasarkan informasi dari sensor sensor pada mesin EFI itu sendiri. Lalu seperti apa bentuk sensor tersebut dan apa saja macamnya? Berikut penjelasan selengkapnya. 1. Sensor Air Flow Meter Sensor Air Flow Meter Foto KabarOto Sensor ini memiliki fungsi mendekteksi aliran udara volume yang masuk ke intake manifold. Air flow meter berupa potensio yang dilengkapi dengan pegas pengembali dan measuring plate. Besar kecilnya udara yang masuk akan berpengaruh pada putaran potensiometer. Karena potensiometer berputar maka tegangan output dari potensiometer juga berubah. Besarnya tegangan dari potensiometerini diterima ECU sebagai signal. 2. Manifold Absolute Pressure Sensor Manifold Absolute Pressure Sensor Selain menggunakan air flow meter, volume udara yang masuk juga bisa dihitung dengan MAP sensor. Sensor ini menghitung kevakuman atau tekanan pada intake manifold. Besarnya kevakuman pada intake manifold diubah menjadi nilai tahanan pada MAP Sensor. 3. Throttle Position Sensor Throttle Position Sensor TPS terpasang pada throttle body. Sensor ini mendeteksi besarnya bukaan throttle dalam bentuk nilai tahanan. Sama seperti air flow meter, TPS juga menggunakan potensiometer. Cara kerjanya sama, ketika throttle berputar, potensiometer juga berputar dan nilai tahanan juga berubah. Karena nilai tahananya berubah, tegangan yang dikirim ke ECU juga ikut berubah. Nilai tegangan tersebut diterima ECU sebagai signal. 4. Water Temperatur Sensor Water Temperatur Sensor Pada dasarnya sensor pada mesin mobil EFI menggunakan variable resistor atau resistor yang nilai tahananya bisa berubah ubah. Selain potensiometer, variable resistor yang digunakan untuk sensor lainya adalah thermistor. Resistor ini nilai tahananya berubah tergantung pada suhu. Thermistor digunakan pada water temperatur sensor atau WTS untuk mengetahui sushu air dingin suhu air, maka bahan bakar yang disemprotkan semakin banyak. 5. Intake Air Temperatur Sensor Intake Air Temperatur Sensor Seperti namanya, IATS berfungsi untuk mengetahui suhu udara yang masuk melalui intake manifold. Sensor ini juga berupa thermistor. Semakin dingin suhu udara, maka bahan bakar yang disemprotkan melalui injektor semakin banyak. 6. Crankshaft Position Sensor Crankshaft Position Sensor Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi putaran mesin dan menentukan timing pengapian. Fungsinya mirip dengan pulser pada sepeda motor. Pada beberapa mobil, sensor ini diletakan dekat noken sehingga bernama Crankshaft Position Sensor. 7. Oxygent Sensor Oxygent Sensor Oxygen sensor terletak di exhaust manifold untuk mendeteksi emisi gas buang. Sensor ini berfungsi untuk mengevaluasi apakah campuran bahan bakar sudah tepat atau belum. Itulah beberapa sensor pada mesin mobil EFI. Jadi konsep dari sensor sensor tersebut adalah menggunakan variable resistor, dimana ada tegangan input dan tegangan output. Tegangan output akan berubah ubah tergantung nilai tahanan pada sensor. Tegangan tersebut kemudian ditangkap oleh ECU sebagai signal untuk kemudian di kalkulasi untuk menentukan banyaknya bahan bakar yang disemprotkan ke ruang bakar. baca juga Daihatsu Hadirkan Copen di IIMS 2016 Honda Luncurkan Motor Baru Winner 150, Inikah Supra X 150R?
Fungsi Sensor Pada Sistem Efi. Pada dasarnya sistem ini memiliki 3 komponen utama yakni sensor, ECU dan aktuator. Sensor memiliki fungsi untuk mendeteksi keadaan mesin mulai dari bukaan throtle gas, suhu mesin, kevakuman pada intake manifold dan lain sebagainya. Jadi besarnya bahan bakar yang disemprotkan diatur oleh ECU berdasarkan informasi dari sensor sensor pada mesin EFI itu sendiri. Water Temperatur SensorWater Temperatur SensorPada dasarnya sensor pada mesin mobil EFI menggunakan variable resistor atau resistor yang nilai tahananya bisa berubah ubah. Jadi konsep dari sensor sensor tersebut adalah menggunakan variable resistor, dimana ada tegangan input dan tegangan output. . Daftar 19 Sensor Pada Mesin Mobil EFI + Fungsi + Penjelasannya TPS Throtle Position SensorTPS Throtle position sensor adalah sensor yang akan anda temui berikutnya pada mobil yang telah mengusung sistem EFI. Knock SensorKnock sensor adalah komponen mesin yang berfungsi mendeteksi ketukan knocking pada mesin. Sensor ini terletak di tengah blok mesin, beberapa mesin ada pula yang mengusung dua buah knock sensor. Oil pressure sensorOil pressure sensor akan mendeteksi tekanan oli didalam mesin, sebelumnya ada komponen bernama oil level switch yang akan mematikan mesin saat ketinggian oli berkurang. Fuel rail pressure sensorFuel rail pressure sensor adalah komponen sensor yang akan mendeteksi tekanan bahan bakar pada fuel rail di mesin diesel. . Sensor-Sensor Pada Sistem EFI Sensor-sensor pada engine EFI merupakan komponen-komponen yang berfungsi untuk mensensor atau mendeteksi kondisi dari engine sebagai inputan data yang akan dikirim ke ECU, sehingga berdasarkan data-data dari sensor-sensor maka ECU akan memerintahkan actuator untuk bekerja. Knock SensorKnock sensor berfungsi untuk Mensensor atau mendeteksi engine bila terjadi masalah knocking atau ngelitik. Bila terjadi knocking pada engine maka ECU akan memerintahkan timing pengapian untuk dimundurkan sampai tidak terjadi knocking kemudian dimajukan kembali. Crank Angle Sensor atau Crank Shaft Position Sensor dan Cam Angle Sensor atau Cam Shaft Position SensorCrank Angle Sensor atau Crank Shaft Position Sensor berfungsi untuk mendeteksi sudut dari crank shaft atau poros engkol. Sedangkan Cam Angle Sensor atau Cam Shaft Position Sensor berfungsi untuk mendeteksi sudut daricam shaft atau poros nok. . 9 Macam Sensor Pada Sistem EFI + Fungsinya Sensor Pada Mesin EFIUntuk pembahasan kali ini, akan kita ulas selengkapnya tentang sensor-sensor yang ada pada mesin EFI. Ketika udara mengalir melewati sensor maka suhu kawat akan turun dan arus listrik yang digunakan untuk memanaskan kawat harus lebih besar. MAP SensorManifold absolute pressure sensor merupakan sensor yang menghitung kevakuman didalam intake manifold setelah katup gas. ECT sensor 1 terletak sebelum radiator, fungsinya untuk mendeteksi suhu air pendingin yang keluar dari mesin. APP sensor khusus DBWAcelerated Pedal Position sensor adalah sensor yang digunakan untuk mengukur sudut pembukaan pedal gas. . Fungsi Sensor-Sensor Pada Mesin EFI Dan Mengetahui Dan MAP ini digunakan untuk mesin EFI type sensor adalah sensor yang berfungsi mendeteksi ketukan knocking pada mesin. Sensor ini akan mematikan mesin saat ketinggian oli pressure sensor bekerja saat mesin sedang menyala. Kerusakan sensor yang terjadi pada mesin EFI akan mengakibatkan mesin tidak dapat bekerja secara optimal. Bahkan untuk kerusakan beberapa jenis sensor mengakibatkan mesin tidak mau hidup untuk mesin - mesin EFI keluaran seorang pengemudi atau yang masih awam, untuk mengetahui kerusakan sensor ini sangat mudah. Mesin EFI telah dilengkapi dengan perangkat indikator yang berfungsi mengetahui kerusakan sensor. . 20 Macam Sensor Pada Mobil Anda dan Fungsinya Air fuel ratio sensorAir fuel ratio sensor atau A/F sensor adalah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi campuran udara dan bahan bakar di dalam tangki bahan bakar. Fuel rail pressure sensorFuel rail pressure sensor adalah sensor yang memiliki tugas untuk mendeteksi tekanan bahan bakar pada fuel rail umumnya ada di mesin diesel. Fuel temperature sensorMasih berhubungan dengan sistem pembakaran mesin, ada fuel temperature sensor. Fuel line pressure sensorFuel line pressure sensor juga menjadi salah satu macam-macam sensor mobil dan fungsinya. WTS Water Temperature SensorWTS Water Temperature Sensor, atau yang kadang disebut dengan istilah Engine Coolant Temperature ECT, adalah sebuah sensor yang digunakan untuk mengukur suhu air pendingin. . Daftar Letak dan Fungsi Sensor pada Mesin EFI Toyota Avzana IATS Intake Air Temperature SensorSensor ini berada di air filter bagian depan kiri, sesuai dengan namanya, sensor ini berfungsi sebagai pengukur suhu udara yang masuk, berdasarkan data dari sensor ini ECU akan menentukan jumlah bahan bakar yang akan diinjeksikan berdasarkan suhu yang terbaca, contoh saat cuaca dingin maka jumlah bahan bakar akan ditambah agar mesin mudah untuk dihidupkan3. TPS / Throttle Position SensorSensor ini terletak pada Throttle Body, sensor ini berfungsi untuk membaca bukaan katup throttle, tentu semakin besar bukaan throttle yang terbaca maka ECU akan memberikan bahan bakar lebih banyak daripada saat bukaan throtlle kecil4. WTS / Water Temperature SensorSensor ini terletak di bagian belakang kepala silinder / cylinder head, dekat rumah thermostat, sensor ini berfungsi mengukur air pendingin sebagai referensi suhu mesin, saat suhu mesin dingin maka bahan bakar yang masuk ke dalam silinder akan ditambah dan berlaku sebaliknya5. CKP / Crankshaft Position Sensor / Sensor Posisi Poros EngkolSensor ini terletak dekat pulley crankshaft depan bawah mesin , sensor ini berfungsi untuk mendeteksi posisi poros engkol yang nantinya dapat diperoleh data kecepatan putar mesin / RPM Rotation per Minute dan posisi TMA silinder 16. CMP / Camshaft Position Sensor / Sensor Posisi CamshaftSensor ini terletak di bagian belakang silinderhead bagian atas, sensor ini berfungsi untuk menentukan posisi camshaft yang nantinya dapat diketahui posisi TMA masing masing silinder7. . 7 Sensor Penting pada Sistem Bahan Bakar Injeksi atau EFI - Banyak kendaraan keluaran terbaru yang dipasangi sensor canggih untuk menunjang performa kendaraan tersebut, contohnya pada kendaraan yang menggunakan sistem bahan bakar injeksi atau Electronic fuel injection EFI. Baca Juga 5 Penyebab Motor Matic Kurang BertenagaBerikut beberapa sensor yang terdapat pada system bahan bakar injeksi. Intake Air Temperature IATIlustrasi Sensor intake air temperature - via Air Temperature merupakan sebuah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam throttle body. Oxygen Sensor OSIlustrasi Sensor oksigen pada kendaraan - via berada pada exhaust manifold saluran buang, sensor yang satu berfungsi mendeteksi jumlah oksigen yang ada di dalam gas buang. Hal ini menjadikan mesin dengan sistem bahan bakar injeksi menjadi lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan sistem bahan bakar karburator. . Sensor-sensor pada sistem EFI Electronic Fuel Injection Throttle Position Sensor TPS5. Manifold Absolute Pressure Sensor MAP7. Crankshaft Position Sensor CKP8. Camshaft Position Sensor CMP9. Berikut adalah daftar macam-macam sensor pada Electronic Fuel Injection EFI Intake Air Temperature Sensor IAT sensor adalah sensor yang berfungsi untuk mengukur suhu dan temperatur udara yang masuk kedalam intake manifold. .
Sensor-sensor pada engine EFI merupakan komponen-komponen yang berfungsi untuk mensensor atau mendeteksi kondisi dari engine sebagai inputan data yang akan dikirim ke ECU, sehingga berdasarkan data-data dari sensor-sensor maka ECU akan memerintahkan actuator untuk bekerja. Adapun sensor-sensor pada engine EFI antara lain sebagai berikut MAP sensor berfungsi untuk Berguna untuk mengukur berapa banyak udara yang masuk ke dalam ruang bakar berdasarkan tekanan kevakuman pada intake manifold dan nantinya data ini akan digunakan untuk menentukan seberapa banyak jumlah bahan bakar yang akan diinjeksikan Sebagai dasar untuk memajukan dan mengundurkan saat pengapian pada Elektronic Spark Advancer ESA WTS ini berfungsi untuk menyensor atau mendeteksi temperatur engine dengan cara menyensor temperatur dari air pendingin, yang nantinya berguna untuk Bila engine masih dalam keadaan dingin maka ECU akan memerintahkan injektor menyemprotkan bahan bakar yang lebih banyak sehingga campuran bahan bakar dan udara menjadi kaya Bila engine terjadi masalah berupa over heating maka ECU akan memutuskan atau menghentikan proses penginjeksian sehingga engine mati TPS berfungsi untuk mensensor atau mendeteksi pembukaan dari pedal gas melalui bukaan throttle yang berguna untuk menentukan jumlah bahan bakar yang akan diinjeksikan sesuai dengan bukaan gas 6. Knock Sensor Knock sensor berfungsi untuk Mensensor atau mendeteksi engine bila terjadi masalah knocking atau ngelitik. Bila terjadi knocking pada engine maka ECU akan memerintahkan timing pengapian untuk dimundurkan sampai tidak terjadi knocking kemudian dimajukan kembali. Cara kerja dari kontrol loop ECU saat terjadi masalah knocking dapat dilihat pada skema dibawah ini 7. VSS Vehicle Speed Sensor VSS berfungsi untuk menyensor atau mendeteksi kecepatan dari kendaraan 8. Crank Angle Sensor atau Crank Shaft Position Sensor dan Cam Angle Sensor atau Cam Shaft Position Sensor Crank Angle Sensor atau Crank Shaft Position Sensor berfungsi untuk mendeteksi sudut dari crank shaft atau poros engkol. Sedangkan Cam Angle Sensor atau Cam Shaft Position Sensor berfungsi untuk mendeteksi sudut daricam shaft atau poros nok. Kedua sensor ini secara keseluruhan digunakan untuk mensensor atau mendeteksi putaran dari engine dan mengidentifikasi posisi piston. 9. A/F Air Fuel Ratio Sensor A/F sensor berfungsi untuk mensensor atau mendeteksi setelan campuran udara dan bahan bakar saat kendaraan pada kecepatan idle atau stasioner
Soal Jelaskan yang dimaksud dengan K-Jetronik ?Jawaban K-Jetronik atau K-EFI merupakan tipe mesin EFI yang sistem injeksinya dikontrol secara mekanik, belum secara elektronik dan sistem penginjeksiannya dilakukan secara kontinyu terus-menerus.Soal Jelaskan yang dimaksud dengan L-Jetronik ?Jawaban L-Jetronik atau L-EFI merupakan tipe mesin EFI yang sistem injeksinya dikontrol secara elektronik dengan menggunakan sensor Air Flow Meter Mass Air Flow. Dimana Air Flow ini berfungsi untuk mendeteksi jumlah udara yang masuk ke dalam Jelaskan yang dimaksud dengan D-Jetronik ?Jawaban D-Jetronik atau D-EFI merupakan tipe mesin EFI yang sistem injeksinya dikontrol secara elektronik dengan menggunakan sensor MAP Manifold Absolute Pressure. Dimana sensor MAP ini berfungsi untuk mendeteksi jumlah udara yang masuk ke dalam silinder berdasarkan kevakuman yang terjadi di dalam intake Jelaskan yang dimaksud dengan TBI ?Jawaban TBI atau Throttle Body Injector merupakan tipe EFI yang penempatan injektornya terletak di throttle body. Jumlah injektor pada tipe TBI ini adalah 1, dan digunakan untuk melayani semua silinder yang ada pada Jelaskan yang dimaksud dengan MPI ?Jawaban MPI atau Multi Point Injection merupakan tipe EFI yang penempatan injektornya terletak di intake manifold. Jumlah injektor pada tipe MPI ini adalah sama banyaknya dengan jumlah silinder pada Jelaskan yang dimaksud dengan GDI ?Jawaban GDI atau Gasoline Direct Injection merupakan tipe EFI yang penempatan injektornya terletak pada kepala silinder sehingga penginjeksiannya langsung di dalam ruang bakar. Jumlah injektor pada tipe GDI ini adalah sama banyaknya dengan jumlah silinder pada Jelaskan yang dimaksud dengan EMS?Jawaban EMS atau Engine Management System merupakan tipe mesin EFI yang semua sistem kontrol injeksi dan sistem kontrol lainnya sudah dilakukan secara terintegrasi dari sensor-sensor yang ada sehingga kinerja dari mesin akan lebih Jelaskan fungsi sensor pada sistem EFI ?Jawaban Sensor-sensor yang ada pada sistem EFI berfungsi untuk mendeteksi berbagai kinerja mesin yang nantinya data dari sensor tersebut digunakan sebagai inputan oleh ECU untuk mengontrol Jelaskan fungsi dari ECU pada sistem EFI ?Jawaban ECU atau Electronic Control Unit pada sistem EFI berfungsi untuk mengevaluasi atau menghitung segala masukkan dari sensor-sensor selama mesin hidup dan juga ECU berfungsi untuk mengontrol aktuator-aktuator berdasarkan data signal dari Jelaskan yang dimaksud dengan aktuator pada sistem EFI ?Jawaban Aktuator pada sistem EFI merupakan komponen yang berfungsi sebagai pengaktualisasi atau komponen yang dikontrol oleh ECU. Contohnya adalah injektor, ESA dan Sebutkan macam-macam sensor yang ada pada mesin EFI ?Jawaban Sensor-sensor yang ada pada sistem EFI antara lain sensor TPS Throttle Position Sensor, IATS Intake Air Temperature Sensor, WTS Water Temperature Sensor, CKP Crank Shaft Position Sensor, CMP Cam Shaft Position Sensor, Knock Sensor, Oxygen Sensor, Air Flow Meter tipe L-EFI, MAP tipe D-EFI Sebutkan macam-macam aktuator yang ada pada mesin EFI ?Jawaban Aktuator-aktuator yang ada pada sistem EFI antara lain injektor, ESA Electronic Spark Advance, ISC Idle Speed Control, Kontrol Pompa Bahan Bakar, EGR Exhaust Gas Resirculation Jelaskan fungsi dari sensor WTS ?Jawaban Fungsi sensor WTS Water Temperature Sensor adalah untuk mendeteksi suhu atau temperatur dari air Jelaskan fungsi dari sensor IATS ?Jawaban Fungsi sensor IATS Intake Air Temperature Sensor adalah untuk mendeteksi suhu atau temperatur udara yang masuk ke dalam intake Jelaskan fungsi dari sensor MAP ?Jawaban Sensor MAP berfungsi untuk mengukur jumlah udara yang masuk melalui kevakuman yang terjadi di dalam intake Jelaskan fungsi dari sensor Air Flow Meter ?Jawaban Air Flow Meter berfungsi untuk mengukur jumlah udara yang masuk kedalam intake Jelaskan fungsi dari sensor TPS ?Jawaban sensor TPS Throttle Position Sensor berfungsi untuk mendeteksi posisi bukaan katup throttle Jelaskan fungsi dari Knock Sensor ?Jawaban Knock Sensor berfungsi untuk mendeteksi atau menyensor bila adanya knocking detonasi pada mesin kemudian jika terjadi knocking maka ECU akan memundurkan saat Jelaskan fungsi dari injektor pada mesin EFI ?Jawaban Injektor berfungsi untuk menyemprotkan atau menginjeksikan bahan bakar ke dalam intake manifold atau ruang bakar sesuai dengan durasi Sebutkan nama-nama komponen yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini Jawaban No. 1 adalah tangki bahan 2 adalah komponen pompa bahan bakar fuel pumpNo. 3 adalah komponen filter bahan bakar fuel filterNo. 4 adalah pipa penyalurNo. 5 adalah pressure regulatorNo. 6 adalah komponen injektorNo. 7 adalah delivery pipe pipa pembagi
jelaskan fungsi sensor pada sistem efi